Polisi Nantikan Hasil Test Klinis Masalah Peluang Kekerasan Seksual yang Dilaksanakan Penculik Anak MA

Polisi Nantikan Hasil Test Klinis Masalah Peluang Kekerasan Seksual yang Dilaksanakan Penculik Anak MA
January 7, 2023 0 Comments

Kepala Kepolisian Resort Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin tidak dapat pastikan ada peluang kekerasan seksual yang sudah dilakukan penculik anak, Iwan Sumarno, ke MA. Menurutnya, faksinya masih menanti hasil pengecekan team klinis.

Adukan Keputusan Perselisihan Tempat di Tangerang Komisi Yudisial Disuruh Check Hakim PTTUN Jakarta

“Nach, itu kelak hasil dari (pengecekan) team klinis, ya. Itu tetap kami nantikan,” kata Komarudin ke reporter di Polres Jakarta Pusat, Selasa, 3 Januari 2023.

Awalnya, Iwan melarikan MA semenjak 7 Desember 2022. Polres Jakpus baru dapat mendapati MA tempo hari malam, 2 Januari 2023 atau 26 hari saat peristiwa. Dari informasi-informasi yang diterima polisi, aktor terlihat berkeliaran di Jalan Top Hasyim, Cipadu, Ciledug, Tangerang.

Sekitaran jam 21.30 polisi tangkap Iwan. Sekarang, korban sudah dirawat di Rumah Sakit atau RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pada umumnya, kata Komarudin, anak berumur 6 tahun itu tetap kelihatan sehat.

“Tetapi, pasti kelak team kesehatan atau hasil visum yang hendak lebih menerangkan dengan detil,” tutur ia.

Ia meneruskan, polisi belum sukses ungkap pola penculikan. Komarudin mengatakan aktor memberi memberikan info yang berbelit. Polisi masih mempelajari pola penculikan anak ini.

“Masih kami pelajari dan tentu saja kelak akan kami bangun mulai dari sejak awalnya tersangka aktor bawa korban s/d ini hari,” sebut ia.

Aktor residivis kasus pencabulan anak

Komarudin sampaikan, Iwan pernah dipenjara sepanjang 7 tahun karena kasus pencabulan anak. Pada 2014, Iwan pernah disampaikan atas kasus pencabulan anak di bawah usia.

Kasus ini selanjutnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Majelis hakim putuskan Iwan bersalah dan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara.

“Sesudah kami susuri jika rupanya atas nama Iwan Sumarno ini pernah berkasus dan divonis sepanjang 7 tahun atas tindakan cabul,” katanya saat dikontak, Senin, 2 Januari 2023.

Sekarang Iwan terbawa permasalahan penculikan anak. Polisi sudah tangkap Iwan. Sementara MA dibawa ke RS Polri untuk dilihat kesehatannya.